Pengukuran Jaringan Kabel

Pengukuran jaringan kabel secara elektris merupakan cara untuk mengetahui nilai elektris yang dimiliki oleh setiap jaringan kabel pada saat tertentu baik sebelum maupun pada saat instalasi atau pada  masa pemeliharaan. Tujuan pengukuran kabel adalah untuk mengetahui kondisi dari suatu jaringan kabel apakah baik atau tidak, dan untuk penentuan baik atau tidaknya kondisi jaringan kabel tersebut maka hasil pengukuran dibandingkan dengan nilai yang telah ditentukan. Pengukuran jaringan kabel pada dasarnya merupakan bagian dari pemeliharaan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi jaringan kabel tersebut baik atau tidak.

Ada 9  jenis pengukuran pada jaringan kabel tembaga. Jenis pengukuran tersebut meliputi :

  1. Pengukuran Kontinuitas
  2. Pengukuran Tahanan Jerat
  3. Pengukuran Tahanan Isolasi
  4. Pengukuran Tahanan Screen
  5. Pengukuran Ketidakseimbangan tahanan penghantar
  6. Pengukuran Redaman Saluran
  7. Pengukuran Redaman Cakap Silang
  8. Pengukuran Tahanan Pentanahan
  9. Pengukuran BER (BIt Error Rate)

Ingin mengetahui lebih lengkap terkait materi ini, silahkan klik dibawah ini

Pengukuran Jarlokat dan parameter elektris

Pedoman Pengukuran dan Parameter Elektris Kabel

 

Spesifikasi dan Karakteristik Kabel Tembaga

Spesifikasi adalah merupakan standar mutu barang atau jasa. Standar adalah suatu persyaratan sistim mutu yang ditetapkan terutama pada pencapaian kepuasan pelanggan melalui pencegahan ketidaksesuaian pada seluruh tahapan dari produksi sampai ke pelayanan.
Standar ini dapat diterapkan dalam situasi apabila :
a. Desain diisyaratkan dan persyaratan produk dinyatakan dalam bentuk unjuk kerja, atau perlu ditetapkan
b. Keyakinan terhadap kesesuaian produk dapat diperoleh melalui peragaan yang memadai akan kemampuan pemasok dalam desain, pengembangan produksi,
pemasangan dan pelayanan.

Kabel Tembaga Multipair terbagi dari jenis dan isolasinya.
Jenis kabel Tembaga multi pair menurut cara pemasangannya terbagi menjadi
a. Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL)
b. Kabel Duct
c. Kabel Udara (KU)
d. Kabel Rumah (Indoor Cable)

Jenis kabel Tembaga multi pair menurut konduktor terbagi menjadi
a. Kabel dengan isolasi Polyethyen
b. Kabel dengan isolasi Foam Skin
c. Kabel dengan isolasi Poly Vynil Chloride (PVC)

Ingin mengetahui lebih lengkap terkait materi ini, silahkan klik dibawah ini

013-SPEC. & KARAKTERISTIK KBL (soal 1 sd 4)

BAB 0 III (KABEL BAWAH TANAH)

BAB 0 V (KABEL ATAS TANAH)

 

Terminasi Kabel Tembaga

Terminasi kabel tembaga merupakan bagian penting dari sistem jaringan telekomunikasi.
Terminasi kabel dilakukan pada tempat-tempat :
a. RPU/MDF
b. RK
c. KP
d. KTB (Kotak Terminal Batas)

 

Penjelasan singkat terkait RPU/MDF. 

RPU Berada di ruang RPU atau yang biasa disebut ruang MDF, yang letaknya biasanya dibawah sentral telepon untuk gedung bertingkat atau bersebelahan dengan peralatan sentral untuk gedung yang tidak bertingkat. Dibawah RPU, terdapat ruang bawah tanah yang biasa disebut Cable
Chamber, didalam ruang tersebut dipasang rangka besi, guna menambatkan kabel-kabel primer dari luar, sebelum terdistribusi ke RPU.

Fungsi RPU/MDF :
1. Titik sambung antara sentral dengan kabel primer atau DCL
2. Tempat pengetesan
3. Melokalisir gangguan
4. Fleksibilitas saluran

Penjelasan singkat terkait RK.

Rumah Kabel merupakan suatu bagian yang penting dalam suatu jaringan kabel berupa unit terminal yang merupakan titik terminal akhir kabel primer dan titik awal kabel sekunder.

Macam – macam RK.
1. Terbuat dari beton (type lama, sekarang tidak digunakan lagi
– Bentuk kuat (seperti gardu).
– Tempat kerja leluasa.
– Aman.
– Perlu tanah agak luas untuk membangunnya.
– Kapasitas besar.

2. Terbuat dari besi/ fiberglas.
– Bentuk bulat lonjong/ kotak persegi.
– Warna abu-abu.
– Dipasang ditepi jalan, trotoar pada tempat yang tidak mengganggu lalu lintas.
– Kapasitas terbatas.
– Mudah diganggu atau di rusak

Ingin mengetahui detail terkait materi diatas silahkan klik dibawah ini.

012-TERMINASI KABEL

BAB 0 I (RANGKA PEMBAGI UTAMA)

BAB 0 IV (RUMAH KABEL)

Konfigurasi JARLOKAT

Konfigurasi Jarlokat (Jaringan Lokal Akses Tembaga). Berikut beberapa istilah terkait  jaringan lokal akses tembaga (JARLOKAT).

  1. Jaringan adalah hubungan atau susunan node dan garis yang membentuk fungsi tertentu.
  2. Pengertiann Telekomunikasi : Telekomunikasi adalah setiap pemancaran/pengiriman berbagai tanda, bisa berupa sinyal, gambar, suara atau informasi dalam bentuk apapun melalui sarana kawat,optik, radio atau sistem elektromagnetik lainnya.
  3. Jaringan akses adalah suatu media, dapat berupa kabel tembaga, kabel optik atau radio yang dipasang/ditarik dan dipergunakan untuk menghubungkan pesawat-pesawat pelanggan dengan sentral lokal yang bersangkutan.
  4. Jaringan lokal akses HFC (Hibrid Fiber Coax) adalah jaringan akses yang menghubungkan pesawat pelanggan multi media bisa berupa suara, data dan terutama video atau TV kabel dengan sentral telepon, dengan memasang kombinasi dengan coaxial.
  5. Jaringan lokal akses fiber adalah jaringan akses yang menghubungkan pesawat pelanggan ke sentral dengan menggunakan kabel fiber optik.

Ingin mengetahui lebih detail terkait JARLOKAT, silahkan klik dibawah ini.

011-KONFIGURASI JARLOKAT