Prinsip Elektronika Dasar (Teori, Contoh Soal dan Evaluasi).

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah berkat rahmat, hidayah dan karunia yang selalu dilimpahkan-Nya, kepada kita semua, pada akhirnya buku ini terwujud. Puji sukur penulis panjatkan kepada Allah swt karena atas izinNya semata penulis dapat menyelesaikan penulisan buku ini sebagai wujud pengabdian kepada dunia ilmu pengetahuan. Khususnya ilmu bidang teknik, teknik elektro, teknik tenaga elektrik, teknik telekomunikasi, teknik elektronika, teknik kendali (atau instrumentasi dan kontrol).
Buku ini bisa dijadikan tambahan referensi dalam mempelajari elektronika, komponen – komponen elektronika dengan berbagai fungsinya. Buku prinsip elektronika dasar ini, kiranya dapat membantu mahasiswa teknik elektro, teknik tenaga elektrik, teknik telekomunikasi, teknik elektronika, teknik kendali (instrumentasi dan kontrol) dalam mempelajari elektronika dasar. Buku ini juga dapat membantu peneliti dan dunia akademisi di perguruan tinggi. Buku ini dibagi menjadi 6 (enam) bab, yaitu :
1. Bab pertama menjelaskan mengenai atom dan semikonduktor. Pada bab tersebut menjelaskan apa itu atom dan semikonduktor.
2. Bab kedua membahas terkait komponen elektronika. Komponen elektronika meliputi Resistor, Variable Resistor, Kapasitor, Dioda, Dioda Khusus, Transistor dan Saklar.
3. Bab ketiga menjelaskan tentang aplikasi dioda. Penjelasan terkait aplikasi dioda meliputi rangkaian penyearah setengah gelombang, rangkaian penyearah 1 (satu) gelombang, penapis kapasitor, pengatur tegangan dengan dioda zener, pengaturan tengan dengan IC regulator, rangkaian clipper dengan dioda dan rangkaian clamper dengan dioda.
4. Bab keempat menjelaskan tentang operational amplifier. Penjelasan terkait operational amplifier diantaranya rangkaian inverting amplifier, rangkaian non inverting amplifier, rangkaian buffer, rangkaian adder dan rangkaian subtractor.
5. Bab kelima menjelaskan tentang konfigurasi transistor. Penjelasan konfigurasi transistor meliputi konfigurasi basis bersama (common base), konfigurasi emitor bersama (common emitter) dan konfigurasi kolektor.
6. Bab ke enam menjelaskan tentang bias transistor. Penjelasan bias transistor meliputi pembiasan basis, pembiasan umpan balik emitor, pembiasan umpan balik kolektor, pembiasan pembagi tegangan, dan pembiasan emitor.
Selamat membaca buku ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan, khususnya dalam mempelajari elektronika. Apabila setelah membacanya ada hal-hal yang ingin ditanyakan, penulis sangat terbuka untuk menerima pertanyaan, kritik dan saran yang bermanfaat untuk pengembangan buku selanjutnya. Kami berharap dengan adanya buku ini, dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, menemukan ide, inspirasi serta wawasan kepada peneliti, kalangan akademisi perguruan tinggi pada bidang teknik elektro, teknik tenaga listrik, teknik telekomunikasi, teknik elektronika, teknik kendali (atau instrumentasi dan kontrol) untuk bisa saling kerjasama dalam penelitian, menulis buku atau lainnya.

Wassalamu ‘Allaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Catatan : jika ingin membeli buku ini bisa klik tulisan atau link berikut :

Buku Prinsip Elektronika Dasar (Teori, Contoh Soal dan Evaluasi)

Pendampingan Pembelajaran Microcontroller Berbasis Nuvoton di SMK N 2 Purwokerto

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pendampingan Pembelajaran Microcontroller Berbasis Nuvoton di SMK N 2 Purwokerto.  Tujuan dari kegiatan ini bagi guru-guru SMK N 2 Purwokerto adalah menambah ilmu dan wawasan baik teori maupun praktek terkait microcontroller berbasis nuvoton. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menawarkan alternatif solusi dari permasalahan yang ada di smk 2 purwokerto, yaitu menyediakan microcontroler berbasis nuvoton dan melakukan kegiatan pendampingan pembelajaran bagi guru-guru SMK  N 2 purwokerto. Teknologi microcontroler nuvoton dapat diterapkan pada beberapa aplikasi. Diantaranya pada automotiv dan industri sistem kontrol, elektronika medis, digital sirkuit, digital sinyal processing dan implementasi kendali yang membutuhkan teknologi microcontroller di dalamnya. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 2 oktober sampai dengan 18 oktober 2019. Adapun materinya terdiri dari :
1. Pengenalan fitur-fitur board NUC140
2. Instalasi software pendukung board NUC140
3. Dasar-dasar general purpose Input/Output (GPIO)
4. Pengendalian tampilan 7 segment
5. Interaksi kepyad dengan LCD
6. Analog to Digital Converter (ADC)
7. Pulse Width modulation (PWM)
8. Real Time Clock (RTC)
9. Aplikasi RTC (Jam digital atau stopwatch)

Dari materi 1 sampai dengan 9 semuanya menggunakan modul atau trainer Nuvoton. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hasil hibah internal di lingkungan Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Terima kasih kepada LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang telah memberi suport dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Link kegiatan pengabdian bisa di lihat disini.

Prototipe Pendingin Perangkat Telekomunikasi Sumber Arus DC Menggunakan Smartphone

The problem of telecommunication device in BTS shelter typically hot, up and drop voltage. The damage of telecommunication device will interrupt communication between receiver and transmitter. This final project proposes a benefit for telecommunication device in order to maintain the temperature of telecommunication device appropriate with the function. This dc cooler for telecommunication device can work automatically using Arduino Uno.This tool utilizes work princip of a peltier element which has the side absorb heat and removing heat and can be supplied by direct current as voltage source. The normal temperature of telecommunication device ranged from 22oC until 26oC. When the temperature of the telecommunication device exceeds normal temperature then this tool will be active and when the temperature of the telecommunication device is back to normal then this tool will be automatically off. The temperature of the telecommunication device also can monitored by LCD and smartphone with Bluetooth as media. DHT11 sensor in this tool can work well with error 2,71%. The LCD can display characters letters and numbers when given input voltage 3.9 volt and Bluetooth can connected at distance less than 15 metres without the obstacle and at distance less than 4 meters when there are obstacle.
Keywords: Arduino Uno, Peltier, Bluetooth, Telecommunication Device

Please see check this paper : http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/ME/article/view/2784/2707

or download this paper. Please klik Prototipe Pendingin Perangkat Telekomunikasi Sumber Arus DC Menggunakan Smartphone

Dialog Interaktif di Satelit TV Purwokerto

Rabu 5 april 2017 jam 19.30 sampai dengan 20.30 wib bertempat di studio satelit tv, jalan. Dr. Angka 79 Purwokerto telah dilaksanakan dialog interaktif bisnis. Tema talk show yang diangkat “Teknologi Masa Kini”. Dalam acara talk show  tersebut sebagai nara sumber dosen ST3 Telkom (Jaenal Arifin + Dadiek Pranindito), 2 mahasiswi (Intan + farah) dan irwan. Dalam dialog interaktif tersebut memperkenalkan beberapa penelitian yang dihasilkan dilingkungan kampus ST3 Telkom Purwokerto. Berikut beberapa hasil penelitian dilingkungan kampus ST3 telkom purwokerto :

1. Alat bantu tuna netra.

2. Kendali pintu dengan smartphone

3. Asisten digital library.

4. Prototipe Pendingin Perangkat Telekomunikasi.

Hasil penelitian tersebut merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen ST3 Telkom Purwokerto. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan juga masing-masing cara kerja dan manfaat dari alat tersebut. Ke depan hasil penelitian tersebut akan didaftarkan sebagai HAKI (hak kekayaan intelektual) dan dikemas ulang untuk dapat dijual secara komersil. Semoga dengan penemuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Berikut rekaman video dari acara tersebut. Silahkan klik dibawah ini.

Perbedaan IC TTL dan CMOS

Berikut perbedaan mendasar dari IC TTL dan IC CMOS. Ingin mengetahui lebih lengkap terkait materi ini, silahkan klik dibawah ini

IC TTL dan Cmos

 

IC TTL (Integrated Circuit Transistor- Transistor Logic)

a. Sumber tegangan 4,75 volt sampai dengan 5,25 volt

b. Ditandai dengan kode 74 (seri 74XX, 741XX, 742XX)

c. Dapat aplikasikan sebagai saklar On/OFF

IC CMOS (Integrated Circuit Complementary Metal Oxide Semiconductor)

a.  Sumber tegangan 3 volt sampai dengan 18 volt

b. Merupakan gabungan dari komponen MOSFET untuk membentuk gerbang dengan fungsi logika.

c. Ditandai dengan kode 40 (seri 40XX)