Jaenal Arifin sebagai Advisor Mendeley

Setelah sekian lama berkecimpung didunia akademik dan mengenal beberapa tool management referensi dianataranya Mendeley, Zatero, Endnote, Refworks dan  Papers. Dari 5 (lima) tool management tersebut, ada 2 yang free yaitu Mendeley dan Endnote. Semuanya mempuyai kelebihan dan kekurangan masing – masing. Berikut tabel perbandingan tool software management referensi Mendeley,RefWorks, Zatero dan Papers.

Tabel Perbandingan Dari beberapa pilihan, akhirnya saya memilih menggunakan mendeley sebagai tool software management referensi. Mendeley merupakan piranti lunak yang memiliki kemampuan dalam mengolah database ilmiah berupa e-journal, e-book dan referensi lainnya. Fungsi sebagai library yang disertai dengan kemampuan digunakan sebagai pengolah daftar pustaka dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Kelebihan lain dari program aplikasi mendeley adalah menghindari plagiarisme bagi penulis. Penulis sering kali kurang teliti dalam mengutip dan mencantumkan sumber referensi dalam karya tulisnya, sehingga melalui penggunaan aplikasi ini dapat menjauhkan penulis dari plagiarisme yang tidak disengaja (akibat kelalaian secara teknis). Setelah menggunakan mendeley software dalam kegiatan akademik. Dan mendaftar sebagai mendeley advisor. Setelah melalui tahapan seleksi akhirnya saya mendapatkan lencara sebagai Mendeley Advisor. Berikut link profile saya sebagai Advisor Mendeley  : https://www.mendeley.com/profiles/jaenal-arifin/

Ada juga testimo salah satu mahasiswa dan rekan dosen terkait mendeley : https://plus.google.com/102529016754814859730/posts

Beberapa pengalaman saya mengisi materi mendeley dibeberapa tempat.

1. ST3 Telkom Purwokerto
2. STIE Putra Bangsa Kebumen
3. Fakultas Teknik (Perpus Teknik) UGM-Yogyakarta
4. Pasca Sarjana Ilmu Management Unsoed-Purwokerto
5. Fakultas Rekayasa Industri Telkom Universiti-Bandung.
Jika ingin mengetahui mendeley lebih lengkap silahkan kunjungi link berikut : www.mendeley.com

 

 

 

 

Pembelajaran Metode Digitalisasi Citra Pada Sinyal EKG

Usulan penelitian dengan topik “Pembelajaran Metode Digitalisasi Citra Pada Sinyal EKG” telah mendapatkan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Berikut ringkasan terkait konten yang dimaksud.

Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG sangat penting baik untuk tujuan klinis atau penelitian, khususnya di dunia akademik. Pada penelitian ini metode yang dimaksud adalah mengolah citra pada sinyal EKG yang didapatkan dari hasil pengukuran atau pengambilan data sinyal EKG. Perekaman sinyal EKG ini output yang dihasilkan berupa print out (gambar/citra) yang tentunya masih bersifat analog. Dari citra sinyal EKG yang bersifat analog tersebut nantinya diolah menjadi data digital. Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG meliputi beberapa tahap. Di antaranya tahap scanning, tahap segmentasi, tahap thinning dan tahap transformasi spasial ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra sinyal EKG yang telah diolah dapat mempertahankan fitur sinyal EKG atau informasi asli dari gelombang sinyal EKG tersebut tanpa distori atau cacat.
Kata kunci : Citra Sinyal EKG, Segmentasi, Thinning, Transformasi Spasial ke Waktu.

Sertifikat HKI Jae

Gambar disamping merupakan informasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terkait HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yang diperoleh. Semoga dengan mendapatkan HAKI penulis bisa lebih berkarya lebih baik lagi. Amien.

Rancang Bangun Pendingin Perangkat Telekomunikasi Otomatis Berbasis Arduino Uno

Penelitian ini sudah diseminarkan di Universitas Wahid Hasim-Semarang.  Seminar terselenggara pada Rabu, 3 Agustus 2016. Berikut link dari penyelenggaraan seminar tersebut di kampus Universitas Wahid Hasim Semarang (http://snst.unwahas.ac.id/). Berikut isi abstrak dari paper yang dimaksud. Jika ingin mendapatkan secara full isi paper yang dimaksud silahkan isi komentar dibawah dan menyertakan nama e-mail. Selanjutnya akan dikonfirmasi by e-mail. Penulis : Intan Erwanti, Jaenal Arifin, Danny Kurnianto

Abstrak
Kondisi perangkat telekomunikasi di dalam shelter sangat perlu diperhatikan agar tetap berada pada kondisi terbaik. Masalah pada perangkat telekomunikasi didalam shelter BTS biasanya panas dan tegangan yang bersifat naik turun. Kerusakan pada perangkat telekomunikasi akan mengakibatkan terganggunya komunikasi antara penerima (receiver) dan pengirim (transmiter).Penelitian ini mengusulkan sebuah manfaat agar suatu perangkat telekomunikasi dapat tetap terjaga suhunya sesuai dengan cara kerja dan fungsinya. Alat pendingin perangkat telekomunikasi ini berada di dalam shelter BTS dengan sumber listrik arus searah (dc) dan bekerja secara otomatis dengan menggunakan Arduino Uno. Alat ini memanfaatkan prinsip kerja sebuah elemen peltier yang memiliki sisi menyerap kalor dan melepas kalor dan dapat dicatu dengan sumber arus dc. Suhu normal dari perangkat telekomunikasi berkisarantara 22oC sampai 26oC. Apabila suhu perangkat melebihi suhu normal maka alat ini akan aktif (on) dan bila suhu perangkat telekomunikasi sudah kembali dalam keadaan normal maka alat ini akan mati (off) secara otomatis. Diharapkan dengan adanya alat ini dapat membantu perusahaan telekomunikasi agar perangkat telekomunikasi tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Kata kunci : Peltier, Arduino Uno, Perangkat Telekomunikasi

Berikut sertifikat yang didapatkan penulis sebagai pemakalah di Universitas Wahid Hasim Semarang. Semoga bermanfaat.
Sertifikat  Pemakalah Jae

Sistem Pemantau Suhu dan Kelembaban Ruangan Dengan Notifikasi Via E-mail

Penelitian ini sudah diseminarkan di Sendi – Unisbank Semarang (http://sendi.unisbank.ac.id/).  Berikut isi abstrak dari paper yang dimaksud. Jika ingin mendapatkan secara full isi paper yang dimaksud silahkan isi komentar dibawah dan menyertakan nama e-mail. Selanjutnya akan dikonfirmasi by e-mail. Penulis I : Arief Hendra Saptadi S.T., M.Eng dan Penulis II : Jaenal Arifin S.T., M.Eng

ABTRAK
Sistem pemantauan jarak jauh memungkinkan pengawasan terhadap nilai-nilai pengukuran tanpa memerlukan kehadiran operator di tempat. Dalam sistem ini, terdapat instrumentasi elektronis yang melakukan pengukuran, mengirimkannya ke sebuah komputer server dan meneruskannya dalam bentuk pemberitahuan ke operator yang berada di tempat lain. Dengan meluasnya akses internet saat ini, salah satu media notifikasi yang dapat digunakan adalah email. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem pemantauan suhu dan kelembaban ruangan dengan notifikasi via email ke operator. Sistem ini terdiri dari piranti mikropengendali ATmega328P yang dilengkapi sensor suhu dan kelembaban DHT22 dan RTC DS1307, komputer server yang menjalankan Monitoring Application, server Temboo, server email pengirim dan server email tujuan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, rangkaian mikropengendali telah dapat melakukan pengukuran, pengiriman, penampilan dan penyimpanan data. Monitoring application telah mampu beroperasi sesuai rancangan tampilan dan fungsionalitas. Notifikasi email telah dapat dikirimkan sesuai kondisi suhu dan kelembaban terhadap nilai ambang. Meski demikian, nilai yang dihasilkan sensor DHT22 cenderung fluktuatif dan terdapat beberapa kondisi perekaman data yang terlewat pada detik-detik tertentu. Pada kesempatan mendatang, waktu pembacaan sensor DHT22 perlu diperpanjang agar menghasilkan nilai-nilai yang stabil. Selain itu, waktu jeda perekaman data perlu diatur lebih lama daripada waktu pembacaan sensor untuk menghindarkan terlewatnya rekaman data.

Kata Kunci: Sistem Pemantau, Suhu, Kelembaban, Email