Metode Digitalisasi Citra Pada Sinyal EKG

Abstract-Image digitization method in EKG signals is very important, either for clinical or research purposes. The purpose of this research is to test image processing method applied in signals received from the results of EKG signals’ measurement or data retrieval. Results from the outputs of EKG signal recording are pictures or images with analog properties. Digital data are then processed from analog images of EKG signals. Image digitization method on EKG signals consists of multiple stages. These are scanning, segmentation, thinning and spatial-to-time transformation. The results show that the post-processing images of EKG signals could retain their features or original information from these signal waves with no distortion or defects.
Keywords: EKG Signal Images, Segmentation, Thinning, Spatial-to-Time Transformation.

Abstrak—Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG sangat penting baik untuk tujuan klinis atau penelitian, khususnya di dunia akademik. Pada penelitian ini metode yang dimaksud adalah mengolah citra pada sinyal EKG yang didapatkan dari hasil pengukuran atau pengambilan data sinyal EKG. Perekaman sinyal EKG ini output yang dihasilkan berupa print out (gambar/citra) yang tentunya masih bersifat analog. Dari citra sinyal EKG yang bersifat analog tersebut nantinya diolah menjadi data digital. Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG meliputi beberapa tahap. Di antaranya tahap scanning, tahap segmentasi, tahap thinning dan tahap transformasi spasial ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra sinyal EKG yang telah diolah dapat mempertahankan fitur sinyal EKG atau informasi asli dari gelombang sinyal EKG tersebut tanpa distori atau cacat.
Kata kunci : Citra Sinyal EKG, Segmentasi, Thinning, Transformasi Spasial ke Waktu.

Metode ini juga dalam tahap perolehan hak kekayaan intelektual (HAKI). Berikut bukti pendaftaran HAKInya.
Permohonan Karya Cipta Permohonan Karya Cipta_2

Games Pokemon Go dan Dampaknya

IlustrasiFenomena games Pokemon Go sudah menjadi pembicaraan yang hangat dikalangan pencinta games. Baik eropa dan asia. Konsep dari games pokemon Go ini memanfaatkan informasi GPS untuk mendapatkan monster-monster pokemon dan melakukan pertarungan. Pokemon go hadir berbasis Augmented Reality (AR) yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic. Khusus di Indonesia permainan games pokemon go sudah bisa dinikmati.  Meski belum secara resmi dirilis pengguna Android dan iOS sudah sama-sama bisa mendapatkan game tersebut dengan teknik tertentu. (http://www.apkmirror.com/apk/niantic-inc/pokemon-go/pokemon-go-0-29-2-release/pokemon-go-0-29-2-android-apk-download/). Meski belum ada jaminan yang mengintal games melalui APK (Android Package Kit) ini,  disusupi malware atau virus di file tersebut. Games pokemon go menggabungkan objek 3D dengan lokasi didunia nyata. Permainan ini mendorong seseorang keluar rumah mencari dan menangkap moster pokemon disejumlah lokasi.  Berbagai dampak postitif dan negatif yang muncul dari games pokemon go tentu ada. Dampak positifnya seseorang yang sedang main games pokemon go ini secara tidak langsung berolah raga (berjalan atau lari) guna mencari dan menangkap monster pokemon tersebut. Dampak postifi lain dari sisi bisnis adanya jasa layanan transposrasi untuk memburu monster pokemon. Ada juga dibeberapa restoran atau café memasang plang pokeshop agar banyak yang jajan sebelum berburu moster pokemon. Dari sisi pariwisata pemerintah dan swasta juga bisa memanfaatkan ini sebagai dampak positf. Salah satu caranya dengan menjadikan tempat wisata (balai kota, taman kota atau taman nasional) sebagai Spot Battle Pokemon Go. Jadi para pemain games pokemon ini diarahkan ke tempat wisata yang aman dan nyaman. Dengan melakukan kerjasama antara pengelola wisata dan pengelola games pokemon, masyarakat bisa menikmati wisata yang ditawarkan dan berburu monster pokemon dengan aman.

Dampak negatif ditengah-tengah masyarakat dari hadirnya games pokemon go ini pemain games ini harus lebih berhati – hati dari sisi keamanan dalam berburu monster pokemon. Seperti diketahui dalam memburu monster pokemon pemain games ini harus keluar rumah, ke jalan raya, jalan setapak, sungai, bukit atau pegunungan dan ini bisa dilakukan demi mendapatkan monster pokemon. Dan biasanya pengguna games ini hanya focus pada smartphonya, tanpa memperhatikan faktor lingkungan sekitarnya. Salah satu kasus yang kejadian di amerika sekelompok orang memanfaatkan fenomena heboh pokemon untuk menjebak pemain games ini dan merampoknya. Perampok memanfaatkan pokestop untuk menaruh monster pokemon, lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat jebakan untuk merampok. Sehingga sangat disarankan pemain pokemon menghindari tempat-tempat gelap (jika malam hari) dan sepi untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Dan ini bisa menjadi tantangan berat bagi pemain games ini, pasalnya untuk mendapatkan pokemon master dan naik lebel tertinggi kabarnya pokemon master sendiri akan disandang para gammers apabila mereka dapat mencari dan menangkap pokemon-pokemon legendaris dan langka yang tersebar diberbagai tempat. Misal pokemon berjenis hantu, pokemon legendaris itu bernama giratina yang konon kabarnya muncul ditempat – tempat gelap atau tempat pemakaman.  Ada lagi pokemon berjenis api pokemon montres dan entei kabarnya diletakkan di dataran tinggi atau pegunungan. Pokemon air bernama Sinnoh dan Mesprit kabarnya terletak di daerah danau dan posisinya ditengah danau. Belum lagi ada monster pokemon yang diletakan pada daerah tertentu. Khusus pokemon bernama Terrakin kabarnya diletakkan di Taman Nasional Ujung Kulon yang terkenal sebagai tempat hewan langka badak bercula satu di Indonesia.  Perlu diingat bahwa memainkan games pokemon ini memerlukan waktu yang lama untuk bisa menyelesaikan pada level tertentu. Sehingga pemain bisa terlena oleh waktu dan lupa akan tugas dan kewajibannya. Permainan games ini bisa menjadi candu bagi penggunanya jika tidak bisa dikendalikan. Karena pada games tersebut Augmented Reality (AR) tidak memisahkan pengguna dari realitasnya, malah menggunakan AR tersebut secara nyata dan ini salah satu keunggulan teknologi AR dari sisi sains. Candu yang dimaksud sini adalah rasa tingkat kejutan dan rasa penasaran yang tinggi untuk terus mencoba dan menelusuri. Di Selandia baru, Tom Currie kecanduan memainkan games ini. Dia keluar dari pekerjaannya hanya untuk memburu monster pokemon. Aktifitas sehari-hari hanya untuk memburu monster pokemon. Jalan pikiran yang ada dikepalanya saya ingin mempunyai petualangan seru dalam berburu monster pokemon. Sehingga tidak heran jika dia telah mengunjungi enam kota south Island. Terkait pro dan kontra hadirnya games pokemon go. Games ini adalah perkembangan teknologi yang sifatnya tidak bisa dibendung. Tinggal bagaimana pengguna dapat menyikapinya perkembangan teknologi yang muncul. Adapun adanya wacana pemblokiran games pokemon go pemerintah harus mempunyai landasan hukum yang jelas, mengacu pada UUD ITE. Dan pemerintah hendaknya tidak memblokir aplikasi-aplikasi tanpa melihat dari sisi teknis.

Klasifikasi dan Pengenalan Pola pada Sinyal EKG Berdasarkan Sifat Keacakan (Entropy) dengan 6 Channel

Penulis : Jaenal Arifin, , Oyas Wahyunggoro, Rudy Hartanto

Paper ini telah diseminarkan di CITACEE_Undip_2013

Abstrak

Kondisi detak jantung manusia dapat dipantau melalui EKG. Banyaknya pola rekaman EKG yang beragam merupakan persoalan tersendiri dalam penafsiran kondisi jantung seseorang. Dalam penelitian ini menjelaskan klasifikasi dan pengenalan pola pada sinyal elektrokardiograf (EKG) berdasarkan entropy. Perekaman sinyal EKG dilakukan berdasarkan nilai Low Pass Filter (LPF) nya yang diatur pada saat melakukan pengukuran yaitu 40 LPF, 100 LPF dan 150 LPF. Selanjutnya mengamati perlakuan kondisi EKG seseorang dengan perlakuan kondisi perasaan senang, tenang atau relax, stress dengan beban kerja kantor dan kondisi setelah seseorang melakukan aktivitas lari kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai entropy pada masing-masing orang memiliki nilai entropy yang berbeda-beda.
Kata kunci : Sinyal EKG, Low Past Filter (LPF), Entropy.

Berikut dokumen terkait paper dimaksud.

  1. LOA Jaenal
  2. Informasi Call Paper

Call for Paper CITACEE 2013           059.JaenalA

Metode Digitalisasi Citra Pada Sinyal EKG

Penulis : Jaenal Arifin, janshendry, Kusrohmaniah

Paper ini telah diseminarkan di Citee_UGM_2014

Abstrak

Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG sangat penting baik untuk tujuan klinis atau penelitian, khususnya di dunia akademik. Pada penelitian ini metode yang dimaksud adalah mengolah citra pada sinyal EKG yang didapatkan dari hasil pengukuran atau pengambilan data sinyal EKG. Perekaman sinyal EKG ini output yang dihasilkan berupa print out (gambar/citra) yang tentunya masih bersifat analog. Dari citra sinyal EKG yang bersifat analog tersebut nantinya diolah menjadi data digital. Metode digitalisasi citra pada sinyal EKG meliputi beberapa tahap. Di antaranya tahap scanning, tahap segmentasi, tahap thinning dan tahap transformasi spasial ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra sinyal EKG yang telah diolah dapat mempertahankan fitur sinyal EKG atau informasi asli dari gelombang sinyal EKG tersebut tanpa distori atau cacat.
Kata kunci : Citra Sinyal EKG, Segmentasi, Thinning, Transformasi Spasial ke Waktu.

Berikut dokumen terkait paper dimaksud.

  1. Informasi penerimaan naskah paper.
  2. Materi presentasi paper
  3. Sertifikat sebagai pemakalah.

Bukti penerimaan naskah citee2014 Presentasi Paper Citee2014 Sertifikat_Jaenal Arifin

Aplikasi Telepon Seluler Sebagai Sistem Kendali Jarak Jauh Untuk Menyalakan dan Mematikan Mesin Sepeda Motor

Penulis : Jaenal Arifin, Arief Hendra Saptadi , Adrianus Silalahi

Paper ini telah diseminarkan di UNISBANK (SENDI_U) Semarang tahun 2015.

Abstrak

Telepon seluler merupakan alat komunikasi. Selain sebagai alat komunikasi telepon seluler dapat juga digunakan sebagai sistem pengendali jarak jauh, dalam hal ini dapat menyalakan dan mematikan mesin sepeda motor. Salah satu manfaatnya adalah untuk memanaskan mesin sepeda motor yang ditinggalkan di garasi saat tidak ada orang di rumah. Aplikasi pada sistem ini menggunakan handphone, mikropengendali ATmega 16, IC DTMF MT8870 dan relai. Ketika mesin dinyalakan, parameter yang diamati adalah keberhasilan kinerja IC DTMF. Sedangkan kondisi mematikan mesin sepeda motor parameter yang diamati adalah keberhasilan alat mengirimkan sinyal berupa speed dial yang digunakan sebagai laporan. Untuk mengaktifkan kontak dan menyalakan starter pada sepeda motor digunakan tombol 1 dan tombol 2 pada keypad telepon seluler. Ketika dilakukan penekanan tombol, IC DTMF MT8870 akan menerjemahkan sinyal DTMF yang dikirim dari telepon seluler pengendali. Sinyal yang dihasilkan kemudian akan diproses oleh ATMega 16 mikropengendali. Mesin akan mati secara otomatis selama 120 detik setelah waktu yang ditentukan telah terlewati atau dengan melakukan penekanan tombol selain tombol 2. Report yang dihasilkan setelah mesin panas berupa panggilan dari telepon seluler yang terpasang pada alat dengan memanfaatkan fungsi speed dial pada handphone.

Kata Kunci : Telepon Seluler, Mikropengendali ATmega16, IC DTMF MT8870, Timer, Speed Dial.

Berikut informasi penerimaan abstrak dari paper yang dimaksud. Pengumuman Call Paper

Internet Of Things

Pada sabtu 21 Mei 2016 telah diselenggarakan seminar nasional dengan tema “Internet Of Things”. Acara ini mengundang pembicara Eka Tresna Irawan. Pengalaman beliau di Chief Technology Officer at PT Woolu Aksaramaya, Research and Development Manager at PT Woolu Aksaramaya, Research Team at IGOS Nusantara, KPLI PALU. Dalam acara tersebut sebagai moderator bapak Jaenal Arifin S.T., M.Eng.  Konsep dari Internet Of Things adalah memperluas konektivitas perangkat dalam sebuah jaringan internet guna berbagi data mengontrol benda fisik melalui gadget, etc (Daily Social, 2015). Untuk mendapatkan meteri lengkapnya silahkan diunduh “Materi IoT“.  Berikut foto kegiatan dari seminar dengan tema “Internet Of Things”.
3 5 7 8 9 10
Foto 1

 

Kiat Sukses Menembus Jurnal Internasional Terindeks

Foto bareng pak InsapPada sabtu 30 April 2016 telah diselenggarakan seminar nasional dengan tema “Kiat Sukses Menembus Jurnal Internasional Terindeks”. Acara ini mengundang pembicara Ir. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D. Dengan Moderator Jaenal Arifin S.T., M.Eng. Acara ini dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri dari dosen, peneliti dan mahasiswa S2 atau S3. Acara ini mengulas bagaimana menulis jurnal atau makalah yang bisa menembus dalam skala level Internasional. Dalam pemaparannya bapak Insap santosa mengutarakan bahwa dalam proses mengirimkan makalah atau jurnal ada 5 kategori hasil yang didapat.

  1. Diterima tanpa revisi (jangat jarang)
  2. Diterima dengan revisi minor.
  3. Diterima dengan revisi mayor.
  4. Revisi dan dikirim kembali.
  5. Ditolak.

Jika makalah atau jurnal anda ditolak :

  •  Jangan putus asa. Penolakan makalah adalah hal biasa, bahkan peneliti seniorpun juga terkadang makalahnya ditolak. ingat “KEGAGALAN ADALAH KEBERHASILAN YANG TERTUNDA”
  • Anda sebaiknya memanfaatkan komentar para mitra bestari untuk memperbaiki makalah Anda.
  • Revisi dan kirimkan kembali (ke jurnal yang sama atau yang berbeda)
    Untuk mendapatkan meteri lengkapnya silahkan diunduh Materi -Kiat-Menembus-Jurnal-Internasional-Terindeks
  • Jangan lupa beri komentar pada blog ini ya. Terima kasih.